Cara Budidaya Tanaman Hias Aglaonema

Posted on

Aglaonema atau sri rejeki merupakan tanaman hias yang sering dibudidayakan. Walaupun tidak memiliki bunga, tapi tanaman hias ini akan membuat rumah anda tampak lebih indah. Anda bisa menamanya sendiri di rumah atau di budidayakan untuk dijual lagi. Perawatan dan cara budidaya tanaman ini sangatlah mudah. Dengan gradasi warna merah dan hijau membuat daun ini semakin banyak diminati. Kurang lebih ada 30 jenis tanaman hias aglaonema yang tersebar di seluruh dunia. Di indonesia sendiri ada banyak sekali jenis yang tumbuh. Untuk lebih jelasnya mari kita bahas tentang cara budidaya tanaman aglaonema.

Tanaman Hias Aglaonema

Cara Menanam Tanaman Hias Aglaonema

Cara menanam aglaonema sangat mudah. ada dua cara penanaman yang bisa anda lakukan yaitu secara generatif dan secara generatif.

–      Cara Menanam Tanaman Hias Aglaonema Secara Generatif

Penanama secara generatif adalah perkembangbiakan secara perkawinan. Jadi harus ada alat kelamin jantan dan betinanya. Bisa melalui serbu sari dan putik. Untuk tanaman aglaonema memang cukup sulit untuk dikembangkanbiakan secara genaratif. Hal ini dikarenakan tanaman aglaonema tidak memiliki serbu sari dan putik.

–      Cara Menanam Tanaman Hias Aglaonema Secara Vegetatif

Cara yang paling mudah untuk menanam aglaonema adalah dengan cara vegetatif. Cara budidaya tanaman hias inilah yang paling banyak digunakan. Ada banyak cara yang bisa anda lakukan. Bisa melalui biji, steak. Cangkok dan pemisahan anakan. Untuk setek anda bisa memakai setek batang, setek pucuk, dan anakan. Dengan menggunakan cara vegetatif, anda bisa mendapatkan tanaman yang sama dengan induknya. Oleh karena itu anda harus memilih indukan yang berkualitas.

Aneka Media Tanam Tanaman Hias Aglaonema

Untuk bisa menanam aglaonema yang baik, anda membutuhkan media tanam yang berkualitas. Jangan hanya gunakan tanah saja untuk menanam aglaonema. Dengan memperhatikan komposisi, tingkat keasaman dan porus akan menghasilkan media tanam yang berkualitas. Anda juga harus memilih media tanam yang bebas penyakit dan mudah di peroleh. Berikut ini beberapa jenis media tanam yang bisa anda gunakan untuk menanam aglaonema.

–      Media Tanam Pakis

Pakis termasuk media tanam yang digunakan untuk menanam tanaman hias. Media tanam pakis bisa menyimpan air yang efektif. Bahkan sistem aerasi dan drainsaenya sangat bagi. Inilah alasan kenapa pakis sering digunakan untuk media tanam. Dengan media pakis, akar tanaman bisa tumbuh dengan baik dan menyerap nutrisi serta air dengan efektif. Selain itu sangat sulit terkena penyakit.

–      Media Tanam Sekam Bakar

Selain pakis, anda juga bisa menggunakan sekam bakar. Sekam bakar memiliki kelebihan yang banyak antara lain sifatnya yang streril dan daya tahan yang tinggi. Bahkan daya tahannya bisa mencapai 1 tahun lebih. Tingkat serapan dan aerasi terhadap air memang kurang baik, tapi jika dicampurkan dengan media tanam lainnya akan bagus.

–      Media Tanam Pasir Malang

Cara menanam aglaonema bisa memakai media tanam pasir malang. Pasir malang memiliki unsur hara yang sangat tinggi. Sehingga bagus untuk tanaman. Tingkat porositasnya juga cukup baik. Pasar malang berfungsi untuk menyerap kelebihan air yang terlalu menggenang supaya media tanam tidak terlalu basah.

–      Media Tanam Cocopeat

Cocopeat lebih dikenal dengan sabut kelapa. Cocopeat memang sering digunakan untuk berbagai macam media tanam. Buat anda yang ingin membuat media tanam yang agak lembab sangat cocok memakai cocopeat ini. jika anda berada di daerah kering, lebih baik memakai media tanam ini karena bisa menahan air dalam waktu yang lama.

–      Media Tanam Kaliandra

Media tanam kaliandra cocok digunakan untuk daerah yang panas dan kering. Media tanam kalianda cepat lembab dan tidak mudah terkena hama penyakit. Jadi akan membuat tanaman aglaonema akan tumbuh dengan subur. Sayangnya media tanam ini cepat lapuk, hanya bertahan sekitar 4-6 bulan saj

Cara Memberikan Pupuk Tanaman Hias Aglaonema

Supaya tanaman aglaoenema tetap tumbuh subur anda harus memberikan pupuk.pemupukan akan memberikan nutrisi pada tanaman. Ada banyak jenis pupuk yang bisa anda gunakan. Bisa pupuk organik maupun anorganik. Bahkan saat ini banyak pupuk yang khusus untuk tanaman aglaonema. Untuk awal penanaman berikan pupuk dengan dosis rendah terlebih dahulu. jika sudah berumur 3 bulan, anda bisa memberikan pemupukan lagi.

–      Tempat Menanam Untuk Tanaman Hias Aglaonema

Tanaman aglaonema tidak butuh tempat menanam yang sulit. Anda bisa menanamnya langsung di tanah atau menggunakan pot. Tinggal gunakan media tanam yang tepat, supaya pertumbuhannya semakin baik. Tanaman aglaoenama anda bisa meletakan didalam rumah untuk hiasan rumah. Gunakan pot yang bagus supaya lebih menarik.

–      Cara Penyiraman Tanaman Hias Aglaonema

Aglaonema tidak membutuhkan air dalam jumlah banyak, tetapi juga tidak bisa kekurangan air. Jadi kebutuhan airnya cukup. Penyiraman juga bisa disesuaikan dengan media tanamnya. Selain itu kondisi lingkungan juga anda harus perhatikan. Jika sering hujan tak perlu terlalu banyak menyiram. Tetapi jika musim kemarau cukup siram dua kali sehari.

–      Mengenal Hama Dan Penyakit Tanaman Hias Aglaonema

Dalam budidaya tanaman hias aglaonema anda harus membasmi hama dan penyakitnya, supaya tanaman bisa tumbuh subur. Aglaonema termasuk tanaman yang mudah terkena hama penyakit. Seperti ulat, kutu putih, belalang, kutu sisik, dan lainnya. untuk penyakit bisa terkena layu bakteri, layu fusarium, busuk akar dan lainnya. semprotkan pestisida untuk menghilangkan hama penyakit.

Cara Memelihara Tanaman Hias Aglaonema

Cara memelihara tanaman aglaoenema sangat mudah. anda cukup menyiramnya dua kali sehari. Jika diletakan di dalam rumah, setiap pagi letakan di bawah sinar matahari sekitar 15 menit sampai 1 jam. Jika pertumbuhanya semakin besar ganti pot dan media tanam secara rutin, daun yang layu atau menguning segera di potong. Itulah sedikit artikel tentang cara budidaya tanaman hias aglaonema. Semoga bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *