Cara Budidaya Tanaman Hias Anthurium Secara Mudah

Posted on

Apakah anda suka mengoleksi serta menanam tanaman hias? Jika memang iya, anda harusnya bersyukur hidup di Indonesia yang termasuk dalam negara tropis yang mana hampir semua jenis tanaman, khususnya tanaman hias bisa hidup di negara ini. Berbicara tanaman hias, memang banyak sekali tanaman hias yang bisa ditemukan dan dibudidayakan di Indonesia dan salah satu tanaman hias yang pernah menjadi terkenal dan cukup booming ialah tanaman hias anthurium atau di beberapa daerah sering juga disebut sebagai bunga gelombang cinta. Tanaman hias ini memang bukan tanaman hias yang asli dari Indonesia. Tanaman ini memang berasal dari Amerika. Di negara asal tanaman hias ini memang, tanaman ini banyak hidup di daerah yang beriklim tropis, salah satunya ialah dalam iklim tropis. Namun demikian, budidaya tanaman anthurium ini cukup banyak juga di Indonesia.

Tanaman Hias Anthurium

Bagi orang awam, mungkin bertanya-tanya bagaimana mungkin tanaman ini bisa disebut sebagai tanaman hias mengingat tanaman ini hanyalah seperti daun-daun yang ditemukan pada tanaman-tanaman lain. Namun demikian, ternyata letak daya tarik dari tanaman hias ini ialah berada pada bentuk daun serta pola urat yang juga ditemukan dalam daun tersebut. Oleh karena hal tersebut, tidak mengherankan jika banyak budidaya tanaman hias anthurium daun yang dilakukan oleh pecinta tanaman hias di Indonesia. Daun-daun dari tanaman hias ini memang mempunyai keunikan tersendiri mengingat daun tersebut membentuk layaknya lembaran baja yang mengkilap dan disertai dengan serat daun yang kokoh dan rapi. Selain itu, tanaman hias ini memang mempunyai nilai jual yang cukup tinggi dan hal tersebut disebabkan salah satunya karena pertumbuhan tanaman hias ini yang cukup lambat. Hal tersebut sangat mungkin mengingat tanaman hias baru baru akan tumbuh daun setelah ditanam sekitar 2 sampai 3 tahun.

Syarat Tumbuh Tanaman Hias Anthurium

Seperti yang disampaikan di atas bahwa masa pertumbuhan tanaman hias ini memang cukup lambat, bahkan jika memang anda tidak merawatnya dengan baik, bisa jadi tanaman hias ini akan tidak tumbuh atau pertumbuhannya akan sangat lambat. Oleh karena itu, anda juga harus memastikan bahwa kondisi lingkungan yang akan anda Tanami tanaman hias ini bagus atau tropis sehingga akan memudahkan tanaman ini tumbuh. Selain itu, tanaman hias ini juga hanya akan tumbuh baik pada tempat yang mempunyai ketinggian 1.400 m dpl. Selain itu, intensitas cahaya matahari untuk tanaman hias ini sekitar 30 sampai 60% dan hindari cahaya matahari yang langsung menuju tanaman hias ini karena jika itu terjadi akan membuat tanaman ini khususnya daun tanaman ini menjadi kuning. Sebaliknya jika tanaman hias ini kekurangan cahaya matahari, maka pertumbuhan tanaman hias ini juga akan lambat.

Media Tanam Tanaman Hias Anthurium

Pada dasarnya, media tanam yang bisa digunakan untuk menanam tanaman hias ini cukup banyak. Namun demikian, tanaman ini akan bertumbuh baik jika anda menggunakan media tanam yang memiliki sifat porous, yaitu campuran antara sekam biasa, sekam bakar dan pasir. Pemilihan media tanam yang baik juga akan sangat berpengaruh dalam pertumbuhan daun tanaman hias tersebut. Selain itu, anda juga harus memperhatikan suhu udara yang ada dalam pot atau wadah yang anda gunakan untuk menanam tanaman hias ini. Oleh karenanya pemahaman dalam keadaan suhu udara menjadi modal penting dalam cara budidaya tanaman hias ini.

Untuk menjaga tanaman hias ini dari serangan jamur, anda bisa melakukan perendaman pada larutan anti jamur sebelum anda masukkan dalam media pot. Jika tanaman tumbuh besar, anda dianjurkan mulai memperhatikan pertumbuhan akarnya. Hal itu penting agar tidak menganggu pertumbuhan tanaman hias ini. Karena jika memang pertumbuhan akarnya cepat dan sekiranya pot yang digunakan sudah tidak mampu lagi untuk menampungnya, maka anda bisa mencari pot lain yang lebih besar untuk menampungnya.

Cara Merawat Tanaman Hias Anthurium

Cara merawat tanaman hias anthurium ini meliputi penyiraman dan pemupukkan. Untuk penyiraman, anda bisa menyiram tanaman hias ini sehari sekali, usahakan jangan terlalu sering menyiram tanaman hias ini karena hal tersebut bisa mengenai pot atau wadahnya sehingga itu juga kan mengganggu pertumbuhan tanaman hias ini. Untuk pemupukkan, anda bisa melakukannya agar kebutuhan unsur hara dalam tanaman tersebut bisa terpenuhi. Anda bisa memberikan pupuk tiga bulan sekali pada tanaman hias ini dan pupuk yang digunakan ialah pupuk decastar. Sedangkan untuk perkembangan daun , anda bisa menggunakan pupuk grownmore seminggu sekali. Anda bisa memberikan pupuk tersebut ketika bersamaan anda menyirami tanaman hias ini.

Seperti yang sudah dibicarakan di atas, bahwa daya tarik dalam tanaman hias ini ialah daunnya sehingga anda memang melakukan perawatan khusus untuk daun ini. Anda perlu juga membersihkan daun ini agar daun tersebut tetap segar, bersih dan warnanya tetap hijau. Anda bisa menggunakan tissue basah untuk membersihkan daun tersebut. Anda juga harus menempatkan pot atau tanaman hias ini agar tidak terkena sinar matahari secara langsung.

Memperbanyak Tanaman Hias Anthurium

Langkah selanjutnya kaitannya dengan tanaman hias anthurium ialah memperbanyak tanaman hias ini. Berbicara dengan memperbanyak tanaman hias ini, ada dua cara yang bisa dilakukan yakni dengan generatif dan vegetatif. Anda bisa menggunakan kedua teknik tersebut untuk memperbanyak tanaman hias ini. Untuk presentase keberhasilan dari memperbanyak tanaman hias ini memang belum diketahui secara pasti. Namun kedua teknik tersebut bisa menjadi langkah terbaik untuk memperbanyak anthurium.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *