Cara Menanam Cabe Merah dengan Hasil yang Memuaskan

Posted on

Menanam cabe merah baik sekelas pertanian ataupun hanya untuk budidaya di rumah memang susah susah gampang. Kebanyakan para petani di Indonesia membudidayakan cabe merah berjenis Capsim annum L yang berasal dari benua Amerka karena persamaan iklimnya. Tanaman ini dapat tumbuh subur di berbagai kawasan Indonesia di daerah dataran rendah ataupun dataran tinggi hingga 1400 meter dari atas permukaan laut.

cara menanam cabe merah

Cara menanam cabe merah dengan benar

Cara menanam  cabe merah pun sebenarnya tidak begitu sulit. Hanya saja butuh  perawatan ekstra untuk mendapatkan hasil panen dengan kualitas tinggi. Suhu pun menjadi salah satu faktor penentu kesuburan tanaman cabe merah.  Cabe merah dapat tumbuh dengan subur jika suhu sekitar berada di antara 24 hingga 28 derajat celcius. Jika suhu sudah mencapai 32 derajat atau kurang dari 15 derajat, dapat dipastikan kualitas tanaman cabe merah akan terganggu. Langkah penanaman cabe merah yang lebih mendetail dapat disimak pada penjelasan selanjutnya.

Cara menanam pohon cabe

Terdapat beberapa tahapan dalam proses penanaman cabe merah. Berikut ini ialah beberapa langkah cara  menanam cabe merah dari proses awal:

1.Memilih benih cabe merah dengan tepat

Pemilihan benih cabe menjadi salah satu hal yang penting untuk dapat menghasilkan kualitas cabe yang mumpuni ketika musim panen tiba. Cabe merah memiliki dua jenis yang paling sering ditanam yakni cabe merah teropong dan cabe merah keriting. Perbedaan dari kedua jenis cabe merah ini dapat dilihat dari ukuran, tekstur kulit serta bentuknya.

Pilihlah benih cabe merah yang sesuai dengan iklim serta cuaca untuk mendapatkan hasil yang memuaskan. Tips penting jika memilih cabe hybrida, pastikan benih cabe merah yang diproduksi oleh industri pertanian berteknologi modern sehingga kualitas benihnya tak diragukan lagi.

2.Menyemai bibit cabe

Metode yang paling sering digunakan sebagai cara menyemai bibit cabe adalah dengan polybag berbahan plastik. Metode ini jauh lebih efektif dibanding dengan ditabur langsung pada tanah. Selain nantinya bibit dapat tumbuh secara berhimpit sehingga tidak dapat ditanam secara maksimal, resiko lain ialah benih dapat hanyut atau kabur terbawa angin atau air. Akan sangat disayangkan jika semua hal tersebut terjadi padahal harga bibit cabe merah tidaklah murah. Cara menyemai bibit cabe merah ialah sebagai berikut:

  • Campurlah tanah, sekam dan pupuk kandang dengan perbandingan 2:1:1.
  • Isikan campuran di atas pada plastik polybag ukuran kecil, dengan volume mendekati penuh.
  • Tatalah polybag pada tatakan bambu dan buatlah atap dari plastik sehingga tidak terguyur hujan dan terbebas dari terik matahari.
  • Rendamlah dahulu benih cabe merah dengan air hangat kurang lebih selama 3 jam. Sisihkan dan jangan gunakan biji yang terapung.
  • Masukkan masing-masing biji pada setiap polybag sedalam 0,5 cm dan basahi dengan sedikit air agar lembab.
  • Siramlah bibit tersebut setiap pagi dan sore. Tutupi permukaan semua bibit dengan koran barulah siram dengan air. Koran boleh dibuka setelah usia bibit 3 hari. Setelah 21-24 hari bibit siap untuk ditanam ke lahan. Untuk perkiraan saja, 1 Ha lahan membutuhkan 14000 bibit. Buatlah cadangan bibit sekitar 10% jika nanti ada yang rusak.

3.Mengolah tanah bakal lahan cabe

Sementara menunggu bibit, Anda dapat mempersiapkan lahan. Cabe merah dapat tumbuh subur pada tanah yang gembur, lakukan langkah-langkah berikut:

  • Sebelum ditanami, lahan haruslah dicangkul atau dibajak sedalam 40 cm dan bebaskan dari sisa akar tanaman serta kerikil.
  • Setelah dibajak, buatlah bendengan memanjang setinggi 30-40 cm dan lebar 1m dengan jarak cukup 60 cm saja.
  • Jangan lupa untuk membuat saluran buangan air karena cabe merah tidak akan tahan dengan genangan air.
  • Pastikan kondisi keasaman tanah sebesar 6-7pH, untuk menetralisir tingkat keasaman, campurkan kapur dolomit saat membajak dan saat membuat bedengan.
  • Berilah campuran pupuk kompos dan organik pada permukaan setiap bedengan sampai merata.
  • Tutuplah bedengan dengan mulsa plastik agar kelembaban tetap terjaga dan tanaman cabe merah bebas dari tanaman gulma.
  • Lubangi plastik dengan diameter dan kedalaman 10cm (sesuaikan dengan polybag penyemaian) sebanyak dua larik yang dibuat zig zag dengan jarak 60-70cm.

4.Menanam bibit cabe merah pada lahan yang sudah tersedia

Sampailah pada tahap penanaman bibit cabe merah. Penanaman cabe merah yang paling tepat dilakukan serentak pada pagi hari atau sore hari untuk menghindari stress pada bibit. Bukalah plastik polybag masing-masing bibit jangan sampai pecah dan masukkan pada masing-masing lubang. Tanam lalu siramlah dengan air secukupnya agar kelembaban terjaga.

Cara Merawat Pohon Cabe

Pada saat musim kemarau, lakukan penggenangan atau gembor setiap dua minggu sekali setelah tanaman cabe sudah kuat. Kemudian jika ada tanaman yang mati karena penyakit tanaman cabe, lakukan penyulaman dengan tanaman cabe merah yang baru. Selain itu, pupuklah dengan pupuk organik cair dengan menyiramkan larutan pupuk 100 ml yang telah diencerkan untuk masing-masing tanaman dengan mencampurkan NPK secukupnya.

Masa panen tanaman cabe merah

Tanaman cabe merah dapat dipanen pada saat berusia 75 hingga 85 hari setelah proses menanam cabe merah. Proses pemanenan dapat dilakukan 2 hingga 5 hari sekali tergantung pada masing-masing jenis varietasnya. Petiklah buah cabe pada saat sudah berwarna orange atau kemerahan bersamaan dengan tangkainya. Waktu pemetikkan yang paling tepat ialah pagi hari sebelum matahari bersinar terik.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *