Gunakan Cara Hidroponik Bayam Dapatkan Hasil Berkualitas

Posted on

Hidroponik bayam sangat tepat dilakukan oleh Anda yang hendak menanam tanaman bayam namun tidak memiliki lahan atau tanah pekarangan kurang subur. Selain dapat menyalurkan hobi bercocok tanam, menanam bayam dengan teknik hidroponik juga dapat memberikan berbagai manfaat. Bayam yang ditanam menggunakan teknik hidroponik hasilnya lebih berkualitas daripada ditanam dengan teknik konvensional.

cara menanam hidroponik bayam

Budidaya Tanaman Hidroponik Bayam

Berbagai kandungan pada daun bayam seperti magnesium, folat, protein, mangan, kalsium dan juga serat sangat baik untuk menjaga dan meningkatkan kesehatan. Selain itu juga dapat mencegah terbentuknya sel kanker, mencegah dan mengobati berbagai penyakit yang menyerang jantung, mata, tulang, otak, dan sistem pencernaan serta dapat membuat tubuh lebih bertenaga.

Dengan cara menanam hidroponik bayam, bayam yang dihadilkan akan lebih sehat dan jauh dari pestisida yang dapat membahayakan kesehatan. Hal ini karena dalam pembudidayaan bayam secara hidroponik, pupuk yang digunakan adalah larutan nutrisi untuk kesuburan bayam. Bahkan, dengan penyiraman berkala dan pembersihan gulma secara teratur, tanpa proses pemupukkan pun tanaman bayam dapat tumbuh dengan subur.

Tahapan Cara Menanam Hidroponik Bayam

Untuk dapat membudidayakan tanaman bayam dengan hasil yang memuaskan, terdapat tiga tahapan yang wajib dilakukan dan sangat mudah untuk diikuti bahkan bagi para pemula.

1.Tahap Penyemaian Hidroponik Bayam

Seperti jenis tanaman atau sayuran yang lainnya, metode dan cara semai bibit bayam yang banyak digunakan ialah penyemaian biji bayam. Biji bayam dapat diperoleh di berbagai toko penyedia alat dan bahan tanaman.

2.Tahap Persiapan Media Tanam Hidroponik Bayam

Untuk hidroponik bayam, sistem penanaman yang paling sering digunakan adalah sistem wick atau penggunaan sumbu kompor sebagai distributor nutrisi. Pembudidayaan bayam dilakukan dengan menggunakan sterofoam sebagai wadah pertumbuhannya.

3.Tahap Perawatan Dan Pemeliharaan Hidroponik Bayam

Pemeliharaan tanaman hidroponik bayam dapat dilakukan dengan melakukan tiga jenis perawatan secara berkala yaitu penyiraman, penyiangan serta tahap panen.

4.Tahap Penyemaian Hidroponik Bayam

Cara menanam bayam hidroponik sederhana dimulai dengan tahapan penyemaian sebelum dipindahkan pada media tanam yang sudah dipersiapkan. Berikut ini adalah beberapa tahapan penyemaian bayam hidroponik antara lain:

  1. Harga jual bibit bayam yang terjangkau membuat persiapan biji bayam yang berkualitas mudah dilakukan, jumlahnya dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Setelah menentukan biji bayam, rendamlah dahulu pada air hangat selama kurang labih 1 jam lalu tiriskan. Proses perendaman dilakukan supaya kulit pada biji menjadi lebih lunak.
  2. Menyiapkan media tanam hidroponik yaitu rockwool yang dipotong-potong dadu dengan ukuran 2cmx2cm. Setelah rockwool dipotong-potong, susunlah secara rapi pada baki atau wadah datar lainnya sebagai lokasi penyemaian.
  3. Buat lubang dengan tusuk gigi atau lidi pada masing-masing rockwool dengan ukuran yang menyesuaikan besar biji bayam yang hendak disemaikan.
  4. Masukkan masing-masing biji pada setiap rockwool tepat di dalam lubang yang sudah disiapkan. Apabila lubang pada rockwool sudah terisi seluruhnya, siramlah secara merata dengan air tawar yang bersih. Yang perlu diperhatikan ialah jangan sampai terdapat air yang menggenang pada lubang rockwool yang terisi biji benih bayam.
  5. Menutup permukaan baki dengan plastik hitamĀ  dan meletakkannya di tempat yang teduh dan terhindar dari sinar matahari selama kurang lebih 48 jam. Setelah 48 jam, biji akan mulai berkecambah.
  6. Membuka plastik hitam dan pindahkan baki-baki tersebut pada lokasi yang dapat terkena paparan sinar matahari pada pukul 6 hingga 10 pagi.
  7. Menjaga kelembaban bibit dan media semai sampai tumbuh kurang lebih 4 helai daun sejati dan benih pun siap dipindahkan atau ditanam pada media tanam.

Tahap Persiapan Media Tanam Hidroponik Bayam

Persiapan pembuatan media tanam dapat dilakukan sambil menunggu biji yang disemai tumbuh atau berkecambah. Berikut adalah tahapan persiapan media tanam hidroponik:

  1. Siapkan sterefoam berbentuk box dengan tinggi tidak kurang dari 30 cm.
  2. Tutuplah box sterefoam tersebut dengan sterefoam yang lebih tipis dengan ukuran sesuai box.
  3. Buatlah lubang pada tutup sterefoam berdiameter 5 cm dan jarak masing-masing lubang 10 cm.
  4. Isilah box dengan larutan nutrisi yang dibuat dengan mengkombinasikan mixA, mixB dan air dengan perbandingan 5:5:1. Larutan nutrisi ini kini telah tersedia di toko penyedia alat dan bahan bercocok tanam. Media tanam telah siap.
  5. Untuk proses penanamannya, pindahkan bibit bayam pada gelas plastik bekas lalu masukkan pada masing-masing lubang pada box sterefoam. Posisi bibi harus lebih tiggi dari penutup dan akar bibit haruslah sampai pada cairan nutrisi dalam box.
  6. Basahi masing-masing bibit dengan air bersih secukupnya.
  7. Tata box air dengan rapi pada tempat yang sudah direncanakan.

Tahap Perawatan Dan Pemeliharaan Hidroponik Bayam

Setelah proses penanaman selesai, kini tinggal melakukan perawatan tanaman hidroponik bayam secara teratur dan berkala. Tidak memerlukan perawatan yang rumit.

  1. Menyiram secara berkala

Penyiraman wajib dilakukan secara rutin supaya tanaman tidak mengalami kekeringan. Yang perlu diperhatikan saat melakukan penyiraman ialah jangan sampai tanaman bayam tergenang.

  1. Menyiangi tanaman pengganggu

Tanaman liar atau gulma yang mulai tumbuh di sekitar tanaman bayam wajib disiangi atau dibersihkan. Gulma dapat mengganggu tanaman bayam dalam menyerap nutrisi sehingga bayam tidak dapat tumbuh dengan subur.

  1. Panen

Setelah kurang lebih 25 hari, bayam pun siap dipanen. Pemanenan tanaman bayam hidroponik ini dilakukan dengan cara mencabut hasil hidroponik bayam dengan perlahan supaya tidak rusak.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *