Panduan Lengkap Cara Menanam Sayuran Hidroponik

Posted on

Cara menanam sayuran hidroponik memang berbeda dengan bercocok tanam biasa. Pada sistem hidroponik tidak dipergunakan tanah sebagai media. Untuk menunjang kebutuhan nutrisi tanaman, airlah yang menjadi perantaranya. Walaupun demikian, sistem ini terbukti memberikan berbagai kentungan bagi petani, terutama yang hanya memiliki sedikit lahan. Salah satu jenis tanaman yang terbukti cocok ditanam secara hidroponik adalah sayuran. Agar budidaya sayuran tersebut bisa memberikan hasil maksimal, maka artikel ini akan membahas cara bercocok tanam sayuran menggunakan sistem hidroponik secara lengkap.

Metode Alternatif Cara Menanam Sayuran Hidroponik

Semakin sempitnya lahan pertanian membuat sistem hidroponik banyak dikembangkan. Hidroponik dianggap menjadi solusi yang dapat mengatasi permasalahan kesulitan lahan tersebut. Negara-negara maju ternyata telah melakukan banyak sekali penelitian dan pengembangan sistem hidroponik. Mereka membuat berbagai metode yang bisa menjadi alternatif. Banyak dari metode-metode tersebut yang telah sukses dan mampu memberikan hasil panen yang sangat baik. Dari sekian banyak metode, terdapat beberapa yang sering dipilih untuk diaplikasikan. Yaitu sistem kultur air, sistem kultur agregat dan Nutrient Film Technique.

Sistem kultur air menjadi salah satu cara bertanam hidroponik bagi pemula. Pada metode ini tanaman ditumbuhkan pada media air yang diletakkan pada toples, tabung kaca ataupun wadah lainnya. Di Amerika Serikat bahkan telah dijual tabung gelas dengan berbagai bentuk dan ukuran yang khusus digunakan untuk metode ini. Sistem kultur air memang sangat digemari, terutama untuk menanam tumbuhan hias di apartemen atau flat. Sedangkan untuk pertanian sendiri, metode ini dinilai masih terlalu mahal walaupun mampu memberikan hasil panen yang baik.

Sistem kultur agregat menjadi metode hidroponik yang paling banyak diaplikasikan oleh petani Indonesia. Metode ini menggunakan sistem terbuka dalam pemberian nutrisi pada tanaman. Artinya, larutan nutrisi yang diberikan pada tanaman tidak ditampung dan dipergunakan lagi. Sedangkan untuk media agregatnya sendiri, petani Indonesia banyak menggunakan arang sekam. Walaupun demikian media-media lain bisa digunakan, seperti pasir, rockwool, kerikil, serbuk gergaji, moss, batu apung dan masih banyak lagi.

Nutrient Film Technique atau NFT menjadi metode hidroponik lainnya yang banyak dikembangkan. Dalam metode ini larutan nutrisi akan dialirkan sebagai aliran yang tipis. Tanamannya sendiri diletakkan pada media tanam dan disusun dalam sebuah rak. Larutan nutrisi akan mengalir dari tanaman yang letakkan dibagian paling atas hingga ke bawah. Larutan ini kemudian akan ditampung dan dipompakan kembali secara berulang-ulang. Sistem ini sangat populer karena terbukti mampu memberikan hasil yang sangat baik dan juga ekonomis.

Cara Sederhana Membuat Sayuran Hidroponik

Dari ketiga metode hidroponik yang sudah dijelaskan di atas, kita bisa memilih metode mana yang paling sesuai. Pemilihan tersebut tentu dilakukan dengan memperhitungkan jenis tanaman yang dipilih serta sisi ekonomisnya. Ketersediaan lahan, kemampuan serta waktu yang dimiliki untuk merawat sayuran hidroponik juga menjadi bahan pertimbangan. Setelah semua difikirkan dengan matang, barulah kita akan mulai menanam secara hidroponik, baik itu untuk hobi maupun sebagai sumber penghasilan.

Persiapan benih menjadi langkah awal membuat sayuran hidroponik. Kita bisa memilih berbagai jenis tanaman yang ingin dibudidayakan. Beberapa jenis tanaman sayuran memiliki nilai ekonomis cukup tinggi, dan mudah dalam pemasarannya. Sebut saja selada atau caisim. Sebelum mulai ditanam pada media hidroponik, beberapa jenis sayuran harus melalui tahap pembenihan. Hal ini bertujuan untuk memperoleh bibit yang bagus dan kuat tumbuh di media tanam. Pembenihan dapat dilakukan pada media yang mampu menyimpan kadar air cukup tinggi seperti moss.

Persiapan lain yang harus dilakukan adalah media tanam. Berbagai jenis media bisa dipilih untuk menggantikan tanah. Kita bisa menggunakan media yang murah dan mudah didapatkan. Media-media yang harus dibeli dengan harga lebih mahal juga bisa dipilih jika dirasa menguntungkan. Dalam mempersiapkan media tersebut, langkah penting yang harus dilakukan adalah proses sterilisasi. Dengan melakukan sterilisasi diharapkan bibit penyakit akan mati dan tidak mengganggu pertumbuhan tanaman selanjutnya. Selanjutnya media ini ditempatkan pada netpot, gelas air mineral, ataupun wadah lainnya.

Nutrisi hidroponik menjadi hal yang memegang peranan sangat penting. Larutan nutrisi yang dibuat harus mampu menggantikan nutrisi-nutrisi yang biasanya diperoleh tanaman dari tanah. Larutan tersebut harus mengandung berbagai unsur makro seperti sulfur, kalium, nitrogen, fosfor, magnesium dan kalsium. Unsur-unsur mikro juga harus terkandung dalam nutrisi tersebut, seperti seng, besi, boron, mangan dan molibdenum. Kita bisa memilih untuk menggunakan larutan nutrisi organik ataukah yang mengandung pupuk kimia. Kedua jenis nutrisi tersebut bisa dibuat sendiri untuk menghemat pengeluaran.

Setelah semua persiapan dilakukan dan tanaman sayuran diletakkan pada media, maka selanjutnya tinggal melakukan perawatan rutin. Perawatan untuk tanaman hidroponik memang lebih mudah dan hemat waktu dibandingkan dengan bercocok tanam di tanah. Apalagi jika menggunakan sistem NFT. Pada sistem ini tidak perlu dilakukan penyiraman atau pemberian larutan nutrisi, karena sudah berjalan secara otomatis. Sedangkan pada sistem kultur agregat, pemberian larutan nutrisi masih harus dilakukan secara manual. Sistem hidroponik juga sudah mampu mencegah penyakit dan hama yang kemungkinan menyerang tanaman.

Cara menanam sayuran hidroponik mampu memberikan hasil panen yang memiliki kualitas lebih baik dibandingkan metode tradisional. Sayuran yang tumbuh dengan nutrisi terkontrol ini umumnya lebih hijau, segar dan gemuk. Bahkan sayuran tersebut dapat lebih lama segar dan tidak mudah layu. Kebersihan dan kesehatan sayuran juga lebih terjaga. Dengan demikian nilai jualnya juga lebih tinggi. Karena itu sistem hidroponik telah dipilih untuk menjadi cara bercocok tanam di masa depan.

Apa Yang Pengunjung Cari?

  • Panduan lengkap budidaya sayuran di lahan
  • tanaman budidaya hidroponik terekonomis 2017

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *